Kalau kita tinggal di kampung, rumah kita punya pekarangan yang agak luas dan kebetulan lagi agak berjauhan dengan tetangga ada baiknya kita memelihara ayam kampung. Tujuannya adalah memenuhi kebutuhan daging dan telur untuk keluarga, jadi kalau ingin makan ayam tidak perlu membeli lagi, tinggal pilih terus dipotong. Apalagi bila kedatangan tamu jauh yang mau makan di rumah, kita tidak terlalu pusing memikirkan lauk cukup ambil beras segenggam panggil ayamnya, hap lalu ditangkap. Kenapa ayam kampung? Karena selain rasa dagingnya lebih enak ketimbang ayam broiler, pengurusannya tidak rumit dan biayanya juga tidak terlalu besar. Ayam kampung termasuk golongan ayam buras, singkatan dari bukan ras. Istilah ini digunakan untuk membedakannya dengan golongan ayam ras seperti ayam bloiler dan ayam petelur. Selain ayam kampung ayam buras lainnya adalah ayam bangkok, ayam arab, ayam kedu, ayam kate dan lain-lain. Berikut tahapan yang harus dilakukan untuk memelihara ayam kampung.
Kandang
Mencari bibit ayam
Bibit ayam bisa didapat dengan membeli ayam indukan atau anak ayam, dianjurkan mencari ayam dewasa yang siap bertelur agar ayam lebih cepat berkembang. Kalau bibit yang masih kecil akan membutuhkan waktu agak lama menunggu ayamnya tumbuh menjadi besar. Untuk ukuran kandang diatas cukup satu ekor ayam jago dan lima ekor atau lebih ayam betina sebagai tahap awal, selanjutnya dalam beberapa bulan ayam akan berkembang menjadi banyak apabila telah mulai bertelur dan menetas.
Merawat ayam
Ketika ayam betina mulai siap bertelur perlu dipersiapkan tempatnya dari kotak papan yang dipasang di sekitar kandang. Buatlah tempat bertelur tersebut lebih tinggi dari lantai kira kira 1,5 meter, agak tertutup dan tidak bocor saat hujan sehingga ayam akan merasa nyaman pada waktu bertelur dan saat mengeraminya. Setelah menetas anak ayam perlu perhatian khusus. Induk beserta anaknya dipisahkan dari kelompok ayam yang lain dan dikurung di tempat tersendiri. Sebab apabila dibiarkan lepas induk ayam akan membawa anaknya yang masih kecil itu kemana mana, kemudian satu per satu anak ayam mungkin akan mati akibat masuk ke dalam got atau akibat lain di luar kandang. Lakukan pengurungan induk dan anak ayam ini selama 2 minggu, setelah itu induk ayam digabungkan dengan kelompok ayam dewasa lainnya agar cepat kembali bertelur. Sedangkan anaknya tetap dikurung dan diberi pakan khusus ayam broiler sampai berumur 2 bulan. Setelah melewati umur ini pakan dapat dicampur dengan dedak dan jagung giling. Barulah ketika umurnya mencapai 3 bulan anak ayam dapat dilepaskan bersama ayam lainnya.
Demikian sekilas mengenai pemeliharaan ayam kampung yang saya tulis berdasarkan pengalaman sendiri. Mohon maaf kalau tulisan ini kurang ilmiah dan disana sini masih banyak terdapat kekurangan. Karena saya juga manusia, punya rasa punya hati, jangan samakan dengan pisau belati.
Judi Situs Taruhan Sabung AYAM ONLINE hanya di www.bolavita.vip saja.
BalasHapusDengan minimal deposit hanya Rp 50.000 saja sudah bisa mainkan permainannya dimana dan kapanpun saja.
Agen BOLAVITA menyediakan 3 jenis permainan Sabung Ayam:
♦ Sabung Ayam S128 (minimal betting : 20.000)
♦ Sabung Ayam SV388 (minimal betting : 10.000)
♦ Kungfu Chicken (minimal betting : 15.000)
ARTIKEL SEPUTAR SABUNG AYAM
Sangat terjangkau bukan?
Tunggu apalagi, segera daftarkan dirimu sekarang juga!!
Untuk info selanjutnya, bisa hubungi kami VIA:
BBM : BOLAVITA / D8C363CA
Whatsapp : +62812-2222-995
Livechat : www.bolavita.vip
Livechat 24 Jam